Kronologis kejadian:
04.45 PM : Persiapan pergi ke kelas OPS (Open Public Seminar)
04.50 PM : Ngeprint judul buat mading pengumuman,
04.59 PM : Selesai ngeprint dan siap buat potong kertas. Tetap andalannya cutter.
05.09 PM : Proses potong - memotong berjalan lancar, sampai sadar bahwa waktu sudah mepet. (mempercepat proses potong)
05.11 PM : Dengan tekanan yang cukup kuat dan cepat, tarikan cutter itu tiba-tiba berubah haluan mengoyak jempol kiri saya. Jempol terisis cukup dalam dengan kulit dan daging yang terkelupas / terisis. Darah pun bercucuran tanpa henti.
05.21 PM : Darah masih mengucur layaknya air, kepala tiba - tiba pusing seperti mau tumbang / pingsan.
05.22 PM : Mengikat kuat bagian bawah jempol dengan kain untuk menghentikan darah yang terus keluar.
05.33 PM : Beli perban (sempat - sempatnya perban dirumah abis -_-), sama beli sari kacang hijau dan lain - lain untuk memulihkan kondisi tubuh. (Belajar dari PMI)
05.40 PM : Darah pun sudah cukup dirasakan berhenti, namun karena koyakannya besar saat memberikan antiseptik, darah pun masih sedikit keluar. Langsung saya perban dan ikat yang kuat. (akhirnya seperti gambar diatas)
0 Comments:
Poskan Komentar