Kamis, 03 November 2011

Always in my heart

Jika kamu mencari orang yang bisa kamu percayai, yang bisa diajak berbagi, yang bisa menguatkanmu saat dirimu jatuh, yang bisa mengingatkanmu saat dirimu tinggi dan lupa, ia adalah sahabatmu.

Tidak heran, manusia sekaliber Rasul pun membutuhkan sahabat. Abu Bakar, Usman, Umar, Ali dan banyak lagi nama sahabat Rasul yang tertulis abadi selalu berada bersamanya, berjuang bersama baik dalam senang maupun susah. Secara tidak langsung Rasul mencontohkan kita untuk memiliki sahabat - sahabat di sekeliling kita.

Perlu digaris bawahi bahwa sahabat tidak sama dengan teman. Ada ikatan yang lebih kuat yang melekat antara sahabat. Kalau teman anda banyak, tidak semuanya adalah sahabat anda. Coba anda hitung, teman anda sejak anda di TK, kemudian SD, terus sampai kuliah. Berapa banyak teman anda yang benar - benar menjadi sahabat anda? 2, 3 atau 5? Karena mencari teman itu mudah, namun mencari sahabat tak semudah membalikkan telapak tangan.

Saya dan mereka, sahabat - sahabat saya
Entah sudah berapa lama saya bersama mereka. Kalau ada yang bilang pakem - pakem yang harus dilalui untuk menjadi sahabat seperti makan dalam satu piring, tidur bareng minimal 3 malam, saling berkunjung ke rumah, saling minjam uang, mengetahui kondisi keluarga dan keuangan serta saling menjaga rahasia sepertinya sudah jauh terlewati. Mungkin ini juga yang membuat ikatan ini makin kuat.

Memang benturan - benturan itu pasti ada. Persahabatan yang adem ayem tingkat kualitas ikatannya juga berbeda dengan persahabatan yang mengalami ujian dan cobaan. Semakin kuat mereka melalui ujian sulit bersama, maka ikatan mereka pun semakin kuat. Tak ayal, kami pun pernah bertengkar, marah, kecewa karena ego yang berbenturan. Kadang tidak teguran selama seminggu - dua minggu, menghilang dari peredaran, menghindar bila bertemu pun sudah menjadi hal biasa yang saya lihat. Ada juga yang langsung menghapus nomor HP di phonebook nya, ibarat kata "Loe - Gue END!".

Namun tak selalu buruk, banyak hal manis juga dalam perjalanan persahabatan ini. Hal - hal lucu saat bersama yang selalu membuat tertawa jika mengingatnya, tingkah polah yang kadang membuat kita rindu pun sering muncul saat sahabat kita tidak ada. Dan yang paling penting, saling belajar tentang kehidupan bersama, saling menasehati, memberi masukan dan berbagi, itu yang namanya persahabatan. Kadang kala kita butuh semangat dan penguat disaat kita down, bantuan dalam kesulitan, maka sahabatlah jawabannya. Dari situlah kami terus belajar memaknai ikatan ini.

Ya, kami berhasil melalui itu semua dengan cukup baik. Pelajaran berharga yang tidak bisa kita dapati dalam lingkungan keluarga. Kadang saya sendiri berfikir kenapa sampai bisa seperti itu, di keluarga saja saya tidak sampai sebegitunya. Saya tidak bilang sahabat saya lebih penting dari pada keluarga saya, posisinya sama namun porsinya saja yang beda - beda tipis. Kenapa bisa beda? Mungkin karena saya lebih sering bersama sahabat - sahabat saya, saya lebih lepas bersama mereka, dengan level pola pikir yang sama, tidak ada yang "menggurui" ataupun merasa "digurui".

Berikut cuplikan lagu "You'll be in my heart" nya Phill Collins yang menggambarkan apa yang saya rasakan saat ini bersama mereka, sahabat - sahabat saya.

Why can't they understand
the way we feel
They just don't trust
what they can't explain
I know we're different but,
deep inside us
We're not that different at all

And you'll be in my heart
Yes, you'll be in my heart
From this day on
Now and forever more

Don't listen to them
'Cause what do they know
We need each other,
to have, to hold
They'll see in time
I know

When destiny calls you
You must be strong
I may not be with you
But you've got to hold on
They'll see in time
I know
We'll show them together

'Cause you'll be in my heart
Yes, you'll be in my heart
From this day on,
Now and forever more

Oh, you'll be in my heart
No matter what they say
You'll be in my heart, always
Always

Tulisan ini didedikasikan buat Gema Indra, Taufik B. Nugraha, Gunawan, Amin Syahroni.
Thanks gan udah nemenin ane selama ini :)

2 Comments:

  1. huhuhuhuhuhu.....
    nama gue gak ada gie :p

    kepompong.com nih

    dulu kita sahabat, berteman bagai ulat

    BalasHapus
  2. cowok only ji,
    atau lu emang cowok juga,
    bang azizahnazi, wkwk :D

    hari gini masih kepompong?
    udah kupu - kupu kaleee,, :p

    BalasHapus