Selasa, 18 Oktober 2011

I love you my blog

Ya gini deh, kadang rame kadang sepi, udah kayak pasar aja. Eh, nggak ding, pasar rame terus kalo pagi. Hampir dua bulan belakangan ini dunia blog sepi abis. Blog temen - temen, termasuk saya juga, hehe tak ada yang kunjung update postingan. Pada sibuk kali ya, atau lupa password blognya, atau akses internet yang nggak ada, atau mau ke warnet, hujan, becek, nggak ada ojek. Ya sudahlah.

Menjadi blogger bukan merupakan paksaan. Bagi saya, menjadi blogger adalah tempat bagi saya mengekspresikan diri, baik berupa sharing, cerita, curhat, keluh kesah dan juga mengabadikan sebuah moment. Bentuknya juga bisa macem - macem, tulisan, puisi, foto, gambar, video, musik dan lain lain. Semua bisa masuk di blog.

Emang nggak bisa dipungkiri, media social seperti facebook, twitter, dan lainnya lebih populer ketimbang blog. Gampang update statusnya, nggak perlu panjang - panjang cukup beberpa kata saja cukup, apalagi dibumbuin sedikit alay maka statusnya pun jadi laris manis untuk dikomentarin. Proses yang cepat, respon yang cepat serta interaktif menambah keunggulan social network ini. Kadang ada juga tuh yang menunggu statusnya di like atau di komen orang, dipantengin terus tiap menit, haha :D.

Tapi, kata mas Arif Budiman, blog tetap mempunyai kelebihan tersendiri yang nggak bisa digantiin media lain. Melatih menulis, pengerahan tenaga dan pikiran menuangkan gagasan dalam sebuah artikel, informasi atau makna yang bisa digali lebih dalam (deep information), menjadi beberapa kelebihan blog.

Balik lagi ke aktifitas ngeblog temen - temen yang mulai ngilang. Yah mau diapain lagi, kalau saya akan tetap mencintai dunia blogging. Walaupun banyak temen yang bilang ke saya, blog saya cuma update template aja, postingannya itu - itu aja. Nggak papa, itu wujud kecintaan saya, saya terus ngobrak abrik blog saya. Hasilnya, tampilan blog saya jadi tidak membosankan. Sesekali juga saya menyempatkan untuk update postingan.

Saya sendiri akan tetap ngeblog, biarpun ada yang baca ataupun tidak, biarpun dimarahin sama nenek - nenek yang mau nyebrang jalan raya, biarpun nggak dikasih uang jajan, biarpun kita jadi nggak kawan lagi, I will still love you my blog.

0 Comments:

Poskan Komentar