Kali ini sekedar cerita. Cerita biasa sih, tapi lumayan lah buat ngisi ini blog, biar ga kosong melompong, he. Cerita ini bisa dibilang keberuntungan atau kebetulan saja, tapi saya juga tidak begitu percaya dengan kebetulan, semua skenarionya sudah ditentukan sama Yang Diatas, Allah SWT.
Setelah menginap dirumah abang saya ditempat yang nan jauh disana karena rumah tak berpenghuni ditinggal penghuninya keluar kota selama beberapa hari. Hari itu juga di siang yang panas menggila (Batam sudah seperti oven dengan suhu 40 derajat di siangnya), saya harus menjemput ponakan yang menginap di rumah sepupunya, tak jauh dari tempat saya.
Semua baik-baik saja, sampai menjemput ponakan. Masalahnya pas pulang, keluar dari komplek, motor terasa aneh, dan saya yakin ada masalah di ban belakang. Yup, benar bannya kempes. Alamak, udah panas, hari minggu pula. Tak nampak satu pun tambal ban yang mangkal didaerah tersebut, yang ada SPBU dan Bengkel. Dua tempat penting bagi pengendara bermotor, namun tak bisa memecahkan masalah saya, ban yang bocor.
Dengan keluh panas ponakan yang pengen pulang cepat dan mencari tambal ban yang tak kunjung muncul. Sabar.. sabar... Akhirnya ada ibu pejual es kelapa muda yang bilang ada tambal ban di komplek sebelah. Masalahnya komplek tersebut berada di sebelah jalan utama, harus nyari U Turn dan mutar kembali, jauhnya. Saya berhenti sejenak, memikirkan bagaimana kesana dengan anak2 ini.
Sembari berfikir, eh lewat didepan saya tambal ban berjalan (pake motor dan gerobak, red) dan berhenti persis ditempat kami. Alhamdulillah, selesai permasalahan saya. Minum es kelapa muda di bawah pohon rindang, sambil nunggu ban diganti. Indahnya hari ini.That's it, see u again :)
ihk, nasib nya sama kyk aku
BalasHapusada tuh di judul posting "hari yg suram"
eh, tapi kakak lebih beruntung deh...
hehehe
:o
BalasHapussepakat!
Biasa dia wa kalo orang ganteng selalu beruntung, hehe :D
prettttttt......
BalasHapus*mendadak muless...
:D
BalasHapus